[Manga Review] Ashita no Joe, Even a Trash have a Tomorrow

Setelah beberapa post yang lalu membahas Megalobox, Sekarang kita akan membahas cikal bakal dari megalobox yaitu Ashita no Joe.

SPOILER ALERT, TAKE IT OR LEAVE IT
 


SINOPSIS

Joe Yabuki adalah seorang yang barbar, susah diatur dan pembuat masalah yang keluar dari panti asuhan. Joe tinggal di daerah kumuh di tokyo dan secara tidak sengaja bertemu dengan Danpei seorang mantan petinju. Pada suat hari, Joe terkena masalah dan dimasukan ke penjara anak-anak. Saat Joe dipenjara, Joe bertemu dengan rikiishi, salah seorang petinju. Pertemuannya dengan rikiishi mengubah hidup Joe. Joe menjadikan Rikiishi sebagai rival yang akan dihadapinya di kemudian hari.

Volumes: 20
Chapters: 171
Status: Tamat
Published: Jan 1, 1968 to May 13, 1973
Genres: Drama, Shounen, Sport, Slice of Life

REVIEW

Ashita no Joe, anime drama yang dibalut dengan intrik-intrik sport. Drama yang ditonjolkan sedikit terkesan berlebihan. Jadi bagi yang berekspetasi buat pertarungan-pertarungan tinju yang ekstrem, full of blood, atau dengan teknik-teknik tinju, sebaiknya jangan nonton ini, disini lebih menitikberatkan drama yang terjadi dalam diri Joe. Kegalauan anak baru gede yang bernama Joe. Bagaimana Joe mengatasi kegaulaunnya dan berusaha melawan rival abadinya Rikiishi. Karakter Joe bisa dikatakan cukup bagus dalam build upnya, walau terkadang ditengah-tengah cerita muncul lagi sikap-sikap galau Joe, yang terkadang terlalu berlebihan.

Karena ini ditujukan untuk shounen atau remaja pria, unsur-unsur dramanya sesuai. remaja adalah waktu yang berapi-api untuk menunjukkan kehebatan dan selalu ingin menjadi nomor satu. Hal itu ada di Ashita no Joe. Andai saja unsur tinjunya lebih ditonjolkan sedikit, setidaknya 50/50 dengan unsur dramanya dan menggunakan teknik-teknik tinju yang nyata, mungkin manga ini bisa masuk ke daftar manga sport terbaik versi saya.

Ashita no Joe diterbitkan tahun 1968, 50 tahun yang lalu. Mungkin untuk dimasanya, grafis yang ditawarkan bisa dibilang bagus, namun apabila dibandingkan dengan manga-manga yang ada sekarang,jauh lah ya, tidak sedetail manga-manga yang terbit tahun 2000an

KESIMPULAN

bagi yang mencari manga-manga typical shounen dengan Main Character orang yang galau, dan tidak peduli dengan grafis, mengingat manga ini dibuat tahun 1968 Ashita no Joe adalah pilihan tepat, namun bagi yang mencari manga sport tinju atau boxer, lebih baik jangan baca manga ini

RATING

Berdasarkan 4 paragraf diatas, rating yang diberikan adalah
7.8/10

TL;DR version
+ Build up character bagus, Drama cocok untuk remaja/anak-anak, Cukup memotivasi (bagi anak2/remaja)
- Drama tidak cocok untuk orang dewasa, agak berlebihan, teknik teknik tinju kurang diekspole, grafis jadul





Komentar